Hadayatul Fajriyah

Hidayatul Fajriyah


Hidayatul Fajriah atau yang biasa dikenal dengan nama Luluk HF, seorang penulis muda yang telah mencatat berbagai prestasi sepanjang dirinya berkarir dalam dunia sastra Indonesia. Luluk HF lahir pada 14 Juni 1995 tepatnya di Lamongan, Jawa Timur. Pendidikan terakhirnya berada di Universitas Muhammadiyah Malang. Untuk informasi tempat tinggal dan nama orang tua dari Luluk HF saat ini masih belum dipublikasikan. Nama Luluk HF terkenal melalui sebuah kaya tulis yang dipublikasikannya di Wattpad. Karya-karya yang dihasilkan olehnya telah digemari dan diapresiasi oleh banyak pembaca hingga kini.

Hidayatul Fajriyah memulai perjalanannya dalam dunia menulis sejak tahun 2010, ketika dirinya masih remaja. Awalnya, dia hanya menulis untuk santai-santai saja di blog dan catatan-catatan di Facebook. Walaupun awalnya dia hanya melakukannya secara santai, minatnya terhadap menulis mulai tumbuh. Seiring berjalannya waktu, Luluk HF mulai menulis sebagai bentuk ekspresi diri, mengungkapkan perasaan dan pandangannya tentang kehidupan, cinta, dan persahabatan. Pada tahun 2013, ia bergabung dengan platform Wattpad, sebuah platform daring yang memungkinkan penulis untuk mengunggah dan membagikan karya-karya tulis mereka secara online. pada momen inilah Luluk HF mulai membagikan karya-karya tulisnya.

Karya tulis pertama yang berhasil ia buat pada tahun 2014 berjudul “Delov”, sebuah novel romansa. Setahun kemudian, ia merilis karya tulisnya yang kedua yaitu “Devil Enlovqer”, sebuah sekuel novel dari novel pertamanya yaitu “Delov”. Tidak sampai di situ saja, pada tahun 2017 Luluk HF kembali merilis sebuah novel romansa berjudul “EL” yang kemudian diadaptasi menjadi film berjudul “EL”. Novel ini, awalnya hanya ditulis untuk mengisi waktu luangnya dan mengunggahnya di Wattpad. Namun, karya tulis tersebut berhasil menjadi karya tulis yang terkenal di Wattpad, sehingga karya tulis “EL” diterbitkan secara fisik. Dari novel “EL” ini, kepopuleran Luluk HF semakin bertambah karena berhasil menarik perhatian lebih banyak pembaca karena ceritanya yang emosional dan gaya penulisan yang khas. Kesuksesan ini menjadi titik balik dalam karier kepenulisannya, membuka jalan bagi Luluk HF untuk menulis lebih banyak karya dan diakui sebagai penulis berbakat. Ia dikenal dengan gaya penulisan yang sederhana namun penuh makna, mampu membuat pembaca merasakan emosi yang kuat melalui kata-kata yang ditulisnya.

Sebagai penulis yang sudah terkenal, Luluk HF pasti menerima banyak kritik, baik yang positif maupun negatif. Kritik bisa datang dari pembaca, editor, atau rekan sesama penulis. Menghadapi kritik yang konstruktif adalah hal yang penting dalam proses berkembang, tetapi tentu saja bisa menjadi tantangan untuk tetap percaya diri dan terus berkarya. Dalam menghadapi kritikan-kritikan tersebut, Luluk HF meresponnya dengan membagikan karyanya yang berjudul “Mariposa” di Wattpad. Saat itu, banyak orang yang menggemarinya, bahkan karyanya menjadi sangat populer di Wattpad. Karya “Mariposa” miliknya berhasil menarik perhatian lebih dari 100 juta pembaca di platform tersebut. Novel ini berhasil menyentuh banyak pembaca karena menampilkan konflik cinta yang realistis dan karakter-karakter yang bisa sangat mudah untuk diterima oleh pembaca muda. Dengan dirilisnya “Mariposa”, nama Luluk HF semakin meroket. Karena kepopuleran karya tulis “Mariposa”, akhirnya “Mariposa” diterbitkan menjadi sebuah novel.

Kesuksesan "Mariposa" di dunia literasi membawa Luluk HF untuk memasuki dunia perfilman, dimana novel tersebut diadaptasi menjadi film yang tayang pada tahun 2020. Dalam hari pertama, film ini sukses mendapat 140 ribu penonton. Film ini diproduksi oleh Falcon Pictures serta Starvision dan disutradarai oleh Fajar Bustom. Adaptasi film "Mariposa" diharapkan dapat menarik lebih banyak penggemar, tidak hanya dari kalangan pembaca novel, tetapi juga penonton film Indonesia. Luluk HF sendiri yang menjadi penulis dari film “Mariposa”. Pada saat penayangan film tersebut, film “Mariposa” terpaksa turun layar akibat pandemi Covid-19 di Indonesia, hal ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Falcon Pictures. Pada 31 Desember 2020, film “Mariposa” kembali tayang di bioskop Indonesia. Sebelum meninggalkan layar bioskop, film “Mariposa” berhasil menarik lebih dari 700 ribu penonton.

            Hingga saat ini, Luluk HF terus menulis dan berkontribusi dalam dunia sastra Indonesia, dengan karya-karya yang mampu menginspirasi banyak orang. Sebagai seorang penulis muda, ia sudah menunjukkan bahwa dengan tekad dan kerja keras, impian untuk menjadi seorang penulis terkenal bukanlah hal yang mustahil. Dengan perjalanan karier yang masih panjang, Luluk HF diperkirakan akan terus menghasilkan karya-karya luar biasa yang akan dikenang banyak orang.

Dari perjalanan karir Luluk HF, kita dapat belajar bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan diperlukan kerja keras. Melalui sebuah hobi, kita dapat mengembangkannya menjadi sebuah jenjang karir yang menjanjikan. Kesan saya terhadap Luluk HF, ia seorang sastrawan yang berbakat. Dengan gaya tulisnya yang unik dan kemampuannya membuat tulisan-tulisannya menjadi emosional sangat hebat.


Refrensi:

https://www.orami.co.id/magazine/luluk-hf

https://www.jaringanpenulis.com/2018/11/wawancara-luluk-dunia-perfilman.html

https://www.kompas.com/hype/read/2020/03/23/095659666/film-mariposa-turun-layar-akan-tayang-lagi

https://www.umm.ac.id/id/berita/jadi-favorit-remaja-novel-mahasiswa-umm-diangkat-multivision-ke-layar-lebar.html

 

 

Comments